Menantikan Kehadiran Anak ke-2 dari Bitcoin, Bitcoin Gold Dengan Algoritma Equihash

Setelah hard fork pada tanggal 1 Agustus lalu yang menghasilkan Bitcoin Cash, banyak para bitcoiner saat ini telah menunggu kemungkinan adanya peluncuran Segwit2x, namun banyak pula yang tidak tahu tentang hard fork ini disebut "Bitcoin Gold" (BTG) dan rencananya akan berlangsung pada 25 Oktober. Bitcoin Gold Hadir Dengan Menggunakan Algoritma Equihash Yang Diadopsi Oleh Zcash

Bitcoin Gold
Proyek yang pertama kali diumumkan di Bitcointalk.org pada bulan Juli yang diciptakan oleh Jack Liao, pendiri Lightning ASIC yaitu sebuah perusahaan pertambangan yang berbasis di HongKong dan juga pengembang anonim bernama "h4x3." blockchain ini bertujuan untuk mengubah algoritma konsensus bitcoin yang memungkinkan pengguna untuk bisa menambang mata uang dengan unit pemrosesan grafis (GPU). Menurut tim pengembang, Bitcoin Gold ini akan menggunakan algoritma Equihash yang juga digunakan oleh altcoin Zcash dari pada SHA256.

"Bitcoin Gold menerapkan usulan UAHF (User Activated Hard Fork) untuk bisa menerima pertambangan GPU," jelas arsip situs web tersebut. "Penambang dapat memilih ukuran blok yang diinginkannya, dengan standar 1 MB. Ini termasuk perlindungan ulang dan penghapusan. "


Sebagian besar pendukung Bitcoin kemungkinan tidak menyadari Proyek ini Meskipun diumumkan pada bulan Juli, kabar mengenai hard fork Bitcoin Gold baru di umumkan pada tanggal 25 Oktober dan akan lounching sistem pada tanggal 1 November nanti.

Bitcoin GPU

Kemungkinan banyak pendukung bitcoiner melihat proyek ini bisa jadi sebagai spekulasi untuk mengubah algoritma bitcoin agar bisa sesuai dengan penambang GPU. Jack Liao memproduksi penambang GPU yang bisa menambang algoritma Zcash Equihash dan spekulan yakin ini adalah alasan utama untuk mengkloning bitcoin dan membuatnya kompatibel dengan GPU.