Kurir Narkoba Ini Bisa Terbang Sejauh 150 Km Tanpa Beristirahat

Terbang sejauh 150 Km tanpa beristirahat dan kurir ini juga bisa membawa beban total 10 persen dari berat tubuhnya.

Burung Merpati dikenal memiliki peran yang sangat penting di masa perang. Dengan kemampuan navigasi dan kecepatan terbang yang mumpuni, burung merpati mendapatkan tugas penting sebagai pengantar pesan penting para pasukan baik di Perang Dunia( PD) I atau PD II.



Namun siapa sangka di zaman modern seperti ini, kemampuan luar biasa dari merpati itu justru dimanfaatkan untuk kejahatan oleh orang tak bertanggungjawab. Pasalnya seekor merpati ditemukan terbang menuju Kuwait dengan membawa kantong berisi dengan ratusan pil obat-obatan terlarang.



Sebagaimana dilansir dari Viral For Real , Minggu( 28/5/ 2017 ), burung merpati tersebut kedapatan membawa 178 butir narkoba di dalam kantong yang dibuat menyerupai tas punggung tersebut. Menurut laporan surat kabar lokal Kuwait, Al-Rai, burung merpati itu dipercaya terbang dari arah Irak. Pihak berwenang setempat mengaku sebelumnya telah mendengar bahwa merpati telah digunakan untuk penyelundupan narkoba.


Namun, penangkapan terhadap burung ini meripakan penangkapan untuk pertama kalinya. Sebelumnya, pada 2015 seekor merpati juga tertangkap membawa kokain di Costa Rica dan pada 2011, Kepolisian Kolombia menemukan seekor burung yang kesulitan terbang. Ternyata burung tersebut sulit terbang karena kelebihan beban saat membawa paket kokain dan mariyuana.